Stock opname adalah proses menghitung persediaan secara fisik, lalu mencocokkannya dengan kartu stok atau sistem. Hasilnya bukan sekadar jumlah baru: tim perlu menjelaskan selisih, menyetujui penyesuaian, dan memperbaiki proses yang menjadi penyebabnya.
Stock opname adalah proses menghitung barang yang benar-benar ada di gudang, toko, kendaraan, atau lokasi proyek, lalu membandingkannya dengan jumlah pada kartu stok atau aplikasi inventory. Selisih positif maupun negatif harus diperiksa sebelum catatan disesuaikan.
Apa tujuan stock opname?
Tujuan utamanya adalah memastikan catatan persediaan masih mewakili kondisi fisik. Dari sana, tim dapat menemukan transaksi yang terlambat dicatat, salah satuan, penerimaan ganda, barang rusak, pemakaian tanpa dokumen, atau kehilangan yang perlu ditindaklanjuti.
- ✓Memastikan saldo setiap SKU sesuai dengan hitungan fisik.
- ✓Memisahkan barang baik, rusak, kedaluwarsa, ditahan, dan tidak dikenal.
- ✓Membuat dasar penyesuaian stok yang memiliki alasan dan persetujuan.
- ✓Menemukan kelemahan proses penerimaan, penyimpanan, dan pengeluaran barang.
- ✓Menyiapkan data yang lebih dapat dipercaya untuk pembelian dan pemakaian proyek.
Sebagai rujukan proses, panduan Kementerian Keuangan untuk persediaan pemerintah juga menempatkan inventarisasi fisik sebagai dasar penyesuaian data nilai persediaan. Usaha swasta tidak perlu meniru frekuensi yang ditetapkan untuk instansi pemerintah, tetapi prinsip mencocokkan kondisi fisik dengan catatan tetap relevan.
Stock opname, cycle count, dan kartu stok
- Istilah
- Kartu stok
- Fungsi
- Mencatat setiap barang masuk, keluar, dan saldo
- Kapan dilakukan
- Setiap ada pergerakan
- Istilah
- Cycle count
- Fungsi
- Menghitung sebagian SKU secara bergiliran
- Kapan dilakukan
- Harian atau mingguan sesuai risiko
- Istilah
- Stock opname
- Fungsi
- Menghitung cakupan persediaan yang sudah ditetapkan
- Kapan dilakukan
- Pada jadwal tutup periode atau pemeriksaan khusus
Cycle count tidak selalu menggantikan stock opname penuh. Namun, hitungan berkala pada barang bernilai tinggi, cepat bergerak, atau sering selisih dapat mencegah masalah menumpuk sampai akhir periode.
SOP stock opname langkah demi langkah
- ✓1. Tentukan cakupan, tanggal, penanggung jawab, pemeriksa, dan aturan cut-off transaksi.
- ✓2. Rapikan lokasi dan beri label SKU, satuan, rak, serta status barang sebelum hitungan dimulai.
- ✓3. Selesaikan penerimaan dan pengeluaran yang masih menggantung, lalu ambil snapshot catatan stok.
- ✓4. Hitung fisik tanpa menampilkan jumlah sistem kepada penghitung jika ingin mengurangi bias.
- ✓5. Hitung ulang barang yang selisih oleh orang berbeda dan periksa satuan maupun lokasi lain.
- ✓6. Catat penyebab yang dapat dibuktikan, bukan menulis alasan umum seperti salah stok.
- ✓7. Setujui penyesuaian, simpan berita acara, lalu perbaiki proses yang menyebabkan selisih.
Contoh hasil stock opname
- Barang
- Semen 40 kg
- Catatan
- 120 sak
- Fisik
- 118 sak
- Selisih
- -2
- Tindak lanjut
- Periksa surat jalan keluar dan pemakaian proyek
- Barang
- Cat putih 20 L
- Catatan
- 36 pail
- Fisik
- 37 pail
- Selisih
- +1
- Tindak lanjut
- Periksa penerimaan yang belum diposting
- Barang
- Mata gerinda
- Catatan
- 54 pcs
- Fisik
- 49 pcs
- Selisih
- -5
- Tindak lanjut
- Hitung ulang, cek kendaraan dan pengeluaran tanpa dokumen
- Barang
- Sealant
- Catatan
- 28 tube
- Fisik
- 28 tube
- Selisih
- 0
- Tindak lanjut
- Tidak ada penyesuaian
Selisih minus tidak otomatis berarti pencurian, dan selisih plus tidak otomatis berarti kabar baik. Keduanya menunjukkan catatan dan kondisi fisik tidak sinkron. Tindak lanjut harus dimulai dari dokumen penerimaan, pengeluaran, retur, transfer lokasi, konversi satuan, dan barang rusak.
Isi berita acara stock opname
- ✓Nama gudang atau lokasi dan periode yang dihitung.
- ✓Tanggal mulai, tanggal selesai, serta jam cut-off transaksi.
- ✓Nama penghitung, pemeriksa, dan pihak yang menyetujui penyesuaian.
- ✓Daftar SKU, satuan, jumlah sistem, jumlah fisik, dan selisih.
- ✓Catatan barang rusak, kedaluwarsa, tidak berlabel, atau berada di lokasi lain.
- ✓Alasan penyesuaian yang didukung bukti serta tindak lanjut proses.
Kapan spreadsheet mulai tidak cukup?
Spreadsheet masih masuk akal untuk satu lokasi dengan sedikit SKU dan pergerakan rendah. Risiko meningkat ketika beberapa orang dapat mengubah saldo, barang berpindah antar lokasi, penerimaan datang bertahap, material dibebankan ke proyek, atau tim sulit mengetahui siapa membuat penyesuaian.
- Kondisi
- Satu lokasi, sedikit transaksi
- Spreadsheet
- Masih mudah dikendalikan
- Aplikasi inventory
- Belum selalu perlu
- Kondisi
- Banyak gudang atau proyek
- Spreadsheet
- Versi file mudah berbeda
- Aplikasi inventory
- Saldo dan lokasi berada di sistem yang sama
- Kondisi
- Penerimaan sebagian
- Spreadsheet
- Perlu rumus dan status tambahan
- Aplikasi inventory
- Sisa PO tetap terlihat
- Kondisi
- Penyesuaian stok
- Spreadsheet
- Riwayat mudah tertimpa
- Aplikasi inventory
- Alasan, waktu, dan pengguna tercatat
- Kondisi
- Biaya material per proyek
- Spreadsheet
- Perlu rekap kedua
- Aplikasi inventory
- Pengeluaran barang diarahkan ke proyek
Dari hasil hitungan ke perbaikan operasi
Di Vasco, PO, penerimaan, pengeluaran barang, kartu stok, pemakaian proyek, dan penyesuaian stock opname berada pada alur yang sama. Tujuannya bukan membuat selisih terlihat rapi, tetapi membantu tim menelusuri transaksi yang membentuk saldo sebelum menyetujui perubahan.