Kerja seperti biasa.Administrasi selesai sendiri.
Absensi, gaji, proyek, stok, pembelian, dan keuangan. Satu sistem, saling terhubung.






Yang paling terasa, tidak ada input terpisah lagi. Absensi GPS langsung masuk ke gaji, stok material langsung masuk ke pengeluaran. Semuanya tersambung sendiri.
Satu pekerjaan, dicatat tiga kali
Staff kerja. Admin rekap. Akunting input ulang.
- Absensi ditulis di buku atau dikirim lewat chat. Gampang dititipkan, susah dibuktikan.
- Gaji direkap manual tiap minggu. Makan waktu, sering salah, sering jadi ribut.
- Kasbon tercatat di ingatan, bukan di sistem. Potongan gaji jadi kacau.
- Nota belanja menumpuk di laci. Biaya material tidak pernah benar-benar jelas.
- Laba proyek baru ketahuan setelah proyeknya selesai. Terlambat untuk diperbaiki.
Hasilnya: uang bocor pelan-pelan, dan baru ketahuan setelah kas menipis.
Apa yang berubah di usahamu
Lima kebocoran di atas berhenti di satu tempat: catatan yang saling tersambung.
Absensi terkunci lokasi
Tidak ada lagi staff hantu
Kehadiran terikat lokasi dan waktu, jadi kamu berhenti membayar orang yang tidak datang.
Gaji dihitung dari absensi
Rekap mingguan hilang, bukan dipercepat
Upah, lembur, dan potongan kasbon terhitung dari data yang sudah ada. Berapa jam pun rekap manualmu sekarang, langkah itu tidak ada lagi.
Biaya menempel ke pekerjaannya
Tahu untung sebelum proyek selesai
Upah, material, dan pengeluaran masuk ke proyeknya masing-masing, jadi keputusan diambil dari angka.
Satu data perusahaan
Berhenti mengetik ulang
Data masuk sekali di tempat pekerjaannya terjadi, dan tidak pernah diketik kedua kali.
Berapa jam admin-mu habis untuk rekap gaji tiap minggu?
Konsultasi GratisJam 17.00, tukangmu absen pulang.
Jam 17.00 juga, semuanya selesai.
- 17.00Tukang menekan "Absen Pulang" di HP-nya.
- 17.00.01Jam kerja dan lembur hari ini tercatat.
- 17.00.01Upah minggu ini bertambah, siap dibayar Jumat.
- 17.00.01Biaya tukangnya masuk ke proyeknya.
Tidak ada yang mengetik apa pun setelah jam 17.00.
Nota difoto, material dipakai, klien membayar: alurnya sama, otomatis dari detik pertama.
Alur di atas bisa kami tunjukkan langsung.
Konsultasi GratisSatu kali absen. Catatan lain ikut bergerak.
Staff cukup melakukan pekerjaannya dari HP. Vasco meneruskan datanya ke gaji dan biaya proyek, tanpa admin mengetik ulang.
Staff absen dari HP
Lokasi dan jam kerja langsung tercatat.
Gaji ikut dihitung
Hari kerja dan lembur masuk ke perhitungan upah.
Biaya proyek ikut bergerak
Admin dan owner tidak perlu merekap ulang.

Bukan ERP dengan fitur lebih banyak
Tapi ERP yang tidak perlu kamu operasikan.
Software biasa
Punya semua modulnya.
Absensi di satu aplikasi, akuntansi di aplikasi kedua, proyek di ketiga. Semuanya bekerja, asal ada orang yang mengetik ulang data yang sama ke tiga tempat.
Vasco
Modul yang sama, tersambung.
Data masuk sekali, di tempat pekerjaannya terjadi, lalu mengalir sendiri ke gaji, biaya proyek, stok, dan pembukuan. Tidak ada pengetikan kedua karena tidak ada tempat kedua.
Satu langganan, semua modul tersedia
Absensi, gaji, proyek, stok, pembelian, pengeluaran, dan tagihan sudah termasuk. Tidak ada harga terpisah per modul—semuanya tersambung dalam satu data perusahaan.
Vasco People
Vasco Finance
Vasco Operations
Vasco Sales
Sekitar satu minggu untuk mulai jalan
Onboarding standar dilakukan jarak jauh. Kami mengajarkan caranya; admin timmu menyiapkan, memasukkan, dan memeriksa data perusahaan sendiri.
Pemetaan
Kami petakan alur yang akan dipakai lebih dulu, seperti absensi ke gaji atau material ke biaya proyek.
Pelatihan admin
Kami ajarkan admin cara mengatur perusahaan, tim, proyek, aturan dasar, dan hak akses.
Persiapan oleh timmu
Admin timmu memasukkan dan memeriksa data awal. Kami memberi panduan, bukan mengerjakan inputnya.
Mulai digunakan
Tim mulai memakai Vasco dalam pekerjaan harian, sementara admin memeriksa alurnya selama masa transisi.
Mau lihat bagaimana timmu bisa beralih ke Vasco?
Konsultasi GratisHalaman khusus untuk bidangmu
Modulnya sama untuk semua usaha. Yang berbeda cuma cara memakainya, dan ini contohnya untuk bidangmu.
FAQ
Apa itu Vasco?
Vasco adalah satu sistem operasional untuk usaha di Indonesia yang menyatukan absensi, gaji, proyek, stok, pembelian, dan keuangan. Semua modul yang tersedia sudah termasuk dalam satu langganan dan menggunakan satu data perusahaan.
Apa bedanya Vasco dengan ERP lain?
Bedanya bukan jumlah fitur. Di Vasco satu tindakan operasional memperbarui semua catatan di belakangnya, sehingga timmu tidak memasukkan data yang sama ke beberapa modul. Pekerjaan itu sendiri yang menjadi input datanya.
Apakah absensi bisa langsung menghitung gaji?
Bisa. Vasco menghitung upah harian, mingguan, bulanan, dan borongan langsung dari data absensi, lengkap dengan lembur dan potongan kasbon, tanpa rekap manual di antaranya.
Perlu tim IT?
Tidak. Onboarding Vasco dilakukan jarak jauh. Kami mengajarkan admin timmu cara menyiapkan dan menggunakan sistem; timmu sendiri yang memasukkan serta memeriksa data perusahaan.
Berapa lama implementasinya?
Onboarding standar biasanya berlangsung sekitar satu minggu. Tim Vasco mengajarkan cara menyiapkan dan menggunakan sistem, lalu admin timmu memasukkan, memeriksa, dan mengalihkan data perusahaan sendiri.
Apakah Vasco jalan di HP?
Ya. Vasco dipakai dari HP untuk staff dan pemilik, dan dari peramban untuk admin kantor, tanpa komputer khusus atau perangkat tambahan. Staff masuk memakai kode angka, bukan email dan password.
Bisa tersambung ke software akuntansi yang sudah saya pakai?
Vasco menyimpan catatan keuangannya sendiri dan menyediakan ekspor data, sehingga angkanya bisa dibawa ke software akuntansi yang sudah kamu pakai. Integrasi langsung dibahas terpisah dan ditulis dalam penawaran Vasco.
Kalau saya berhenti pakai Vasco, data saya bagaimana?
Datanya milik perusahaanmu. Vasco menyediakan ekspor seluruh data ke CSV kapan saja selama berlangganan, dan pemilik akun bisa menghapus akun beserta data perusahaannya sendiri.
Apakah data usaha saya aman?
Data tiap perusahaan dipisahkan, dan akses dibatasi per peran: staff hanya melihat miliknya sendiri, pengelola melihat operasional, pemilik melihat seluruhnya termasuk angka keuangan. Vasco juga menyimpan jejak audit untuk perubahan data penting.
Bisa untuk banyak proyek atau banyak lokasi?
Bisa, Vasco mendukung banyak proyek dan banyak lokasi kerja sekaligus, dengan absensi, biaya, dan laporan yang tetap menempel ke proyeknya masing-masing.
Vasco cocok untuk usaha sebesar apa?
Vasco dirancang untuk usaha yang sedang bertumbuh, umumnya 20 sampai 250 karyawan, terlalu kompleks untuk Excel dan WhatsApp, tapi terlalu kecil untuk proyek implementasi ERP besar.
Berapa harganya?
Harga Vasco mulai Rp999.000 per bulan untuk hingga 30 karyawan aktif. Semua modul yang tersedia sudah termasuk; harga tidak dihitung per modul.
Ada masa coba gratis?
Tidak, Vasco tidak punya masa coba gratis; yang gratis adalah konsultasi awal.
Apa saja yang dibahas terpisah dalam penawaran?
Perangkat keras, pemasangan di tempat, integrasi, dan kebutuhan migrasi khusus dibahas terpisah lalu ditulis jelas dalam penawaran Vasco.
Siapa yang membuat Vasco dan di mana?
Vasco dibuat tim di Medan, Sumatera Utara, dan dijalankan sepenuhnya online untuk usaha di seluruh Indonesia.

Demo gratis,
pakai contoh usahamu
Ceritakan cara kerjamu sekarang, dan kami tunjukkan alurnya di Vasco. Lewat WhatsApp, tanpa kewajiban.
Masih ragu?Lihat cara penawaran disusun→PT Vasco Digital Indonesia · Medan · Konsultasi gratis, tanpa kewajiban. Onboarding jarak jauh; kami melatih, timmu menyiapkan datanya.
Tentang aplikasi operasional & manajemen usaha⌄
Apa itu aplikasi operasional dan manajemen usaha?
Aplikasi operasional adalah sistem yang dipakai pemilik usaha untuk menjalankan pekerjaan sehari-hari, mencatat kehadiran karyawan, menghitung upah, mengelola proyek, memantau stok material, mengatur pembelian, dan melihat posisi keuangan. Bedanya dengan aplikasi akuntansi biasa, aplikasi operasional dipakai oleh orang yang mengerjakan pekerjaannya, bukan hanya oleh staf administrasi. Karena itu ia berjalan di HP dan mencatat kejadian saat kejadian itu berlangsung, bukan berminggu-minggu kemudian saat seseorang sempat merekapnya.
Kenapa kontraktor butuh aplikasi absensi dan gaji?
Pada proyek konstruksi, upah tukang biasanya jadi komponen biaya terbesar sekaligus yang paling sulit dilacak. Absensi ditulis di buku, upah dihitung manual tiap minggu, dan kasbon tercatat terpisah. Akibatnya laba proyek baru ketahuan setelah proyeknya selesai. Aplikasi absensi berbasis GPS mencatat kehadiran langsung dari lokasi, menghitung upah harian maupun borongan otomatis, dan menghubungkan setiap biaya ke proyeknya.
Apa itu biaya per proyek, dan kenapa penting?
Biaya per proyek atau job costing adalah cara menghitung untung-rugi tiap pekerjaan secara terpisah, bukan hanya untung-rugi perusahaan secara keseluruhan. Yang membuatnya sulit adalah upah: material dan pembelian relatif mudah ditempelkan ke sebuah proyek, sementara jam kerja orang hampir tidak pernah dialokasikan. Akibatnya banyak usaha tahu omzetnya naik tapi tidak tahu pekerjaan mana yang sebenarnya merugi. Ketika absensi, upah, material, dan pengeluaran semuanya menempel ke proyeknya masing-masing, pertanyaan itu terjawab sambil pekerjaan berjalan.
Bagaimana memilih aplikasi yang tepat?
Pertama, pastikan aplikasinya mendukung alur kerja usahamu. Kedua, tanyakan apa yang terjadi setelah satu data dimasukkan, apakah modul lain ikut terbarui, atau timmu harus mengetik ulang di tempat lain. Ketiga, minta ruang lingkup tertulis yang memisahkan software, implementasi, perangkat, dan dukungan. Terakhir, uji demo dengan skenario kerja nyata, bukan hanya daftar fitur.



